Hanya Depag yang Berhak Menetapkan 1 Syawal

16 09 2009

Jakarta, BimasIslam—-Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Ali Mustafa Yakub mengatakan bahwa sesuai dengan Fatwa MUI nomor 2 tahun 2004 yang paling berhak menetapan tanggal 1 Syawal, awal ramadhan dan 1 Muharram adalah Menteri Agama. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Fatwa berkaitan dengan masih terjadinya kontroversi perbedaan penetapan awal ramadhan dan hari raya umat islam tersebut. Ia juga merujuk ayat alquran yang mengatakan ’’Hai orang-orang yang beriman Taatilah Tuhan-MU dan Taatilah Rosulmu dan Taatilah Pemimpinmu’’.

Menanggapi sering beredarnya anggapan di masyarakat bahwa Ulil Amri adalah para pemimpin masing-masing golongan, ia menanggapi bahwa hal itu adalah penafsiran lokal. Sedangkan menurut para ahli tafsir pada umumnya ulil amri yang dimaksud adalah pemerintah.

Menjelang penetapan hari raya idul fitri 1430H hangat diperbincangkan di media tentang siapa yang paling berhak menetapkan hari lebaran. Berbagai dialog ditayangkan di media-media nasional yang membahas penetapan hari yang fitrah tersebut.

Sementara itu KH. Ghazali Masruri menanggapi permasalahan ini mengatakan bahwa ’’intervensi pemerintah masih sangat diperlukan dalam menetapkan awal ramadhan dan hari raya’’. Hal ini berkaitan dengan fatwa MUI mengacu kepada Rukyat dan Hisab. Ketua Laznah Falaqiah PBNU ini menganggap masih perlunya pemerintah untuk menjembatani ormas-ormas Islam di Indonesia.

Menanggapi berbagai diskusi yang berlangsung saat ini Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar mengatakan bahwa pemerintah harus bisa menyelesaikan secara dingin untuk menjembatani kelompok-kelompok ahli hisab dan ahli rukyat yang ada di indonesia. Ditjen Bimas Islam senantiasa melakukan berbagai pendekatan terhadap berbagai ormas islam di Indonesia untuk meredam terjadinya konflik horisontal. Untuk menetapkan hari-hari tersebut diperlukan adanya titik temu tanpa adanya pemaksaan terhadap berbagai pihak.

Rencananya Departemen Agama melalui Ditjen Bimas Islam akan mengadakan Sidang Isbath untuk menetapkan hari raya idul fitri 1 Syawal pada tanggal 19 September 2009 di Operation Room Departemen Agama.

Source : Bimas Islam Departemen Agama


Aksi

Information

3 responses

16 09 2009
kawanlama95

wah sepertinya hari minggu hari raya idul fitri, dan beberapa ormas sudah meyatakan itu

16 09 2009
ÑûGîÉ

Perbedaaan itu indah apalagi kalo gak beda, lebih indah lagi kaleeee……….😀😀😀

17 09 2009
Kaharuddin

saya sangat setuju, bahwa bagaimanapun kputusan yg disampaikan oleh pemerintah pd tgl 19 trsbutlah yg kmi tuggu, agar tidak ada lg kontroversi di msyarakt yg seharusnya memang itu tidak perlu trjadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: