Alasan di Balik Kegagalan

29 05 2009

Bila anda mencari alasan untuk sebuah kegagalan, anda bisa temukan berjuta – juta dengan mudahnya. Namun, alasan tetaplah alasan. Ia takkan mengubah kegagalan menjadi keberhasilan. Kerapkali, alasan serupa dengan pengingkaran. Semakin banyak menumpuk alasan, semakin besar pengingkaran pada diri sendiri. Ini menjauhkan anda dari keberhasilan, sekaligus melemahkan kekuatan diri sendiri. Berhentilah mencari suatu alasan untuk menutupi kegagalan. Mulailah bertindak untuk meraih keberhasilan.

Belajarlah dari penambang yang tekun mencari emas. Ditimbanya berliter – liter tanah keruh dari sungai. Ia saring lumpur dari pasir. Ia sisir pasir dari logam. Tak jemu ia lakukan hingga tampaklah butiran emas berkilauan. Begitulah semestinya anda memperlakukan kegagalan. Kegagalan itu seperti pasir keruh yang menyembunyikan emas. Bila anda terus berusaha, tekun mencari perbaikan di sela – sela kerumitan, serta berani menyingkirkan alasan – alasan, maka anda akan menemukan cahaya kesempatan. Hanya mencari alasan, sama saja dengan membuang pasir dan semua emas yang ada di dalamnya.

Iklan

Aksi

Information

3 responses

23 07 2009
LnddMiles

Great post! I’ll subscribe right now wth my feedreader software!

28 07 2017
hydra

Everything is very open with a very clear explanation of the
challenges. It was definitely informative.
Your site is very helpful. Thanks for sharing!

29 07 2017
Carbontoxin.Wordpress.com

Thanks for your personal marvelous posting! I genuinely enjoyed reading it, you may be a great author.I will make
sure to bookmark your blog and may come back sometime
soon. I want to encourage you continue your great writing, have a nice
holiday weekend!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: