Pacaran vs Jomblo

25 04 2009

Status pacaran dan jomblo pada diri seseorang ternyata punya sisi negatif dan sisi positif masing-masing.

Pacaran adalah proses belajar.

Ketika dua orang insan saling cinta, biasanya mereka akan memasuki suatu tahap yang dinamakan pacaran. Pacaran adalah sebuah proses pembelajaran, yaitu: belajar berkomitmen, balajar mengenal satu sama lain, belajar toleransi dan saling memahami, belajar mengelola emosi dan perasaan, belajar berkomunikasi, belajar mengendalikan diri, belajar mengungkapkan perasaan, belajar mengembangkan ketrampilan emosional dan sosial, belajar menghadapi permasalahan bersama, belajar mengambil keputusan, belajar kreativitas (untuk mengatasi kejenuhan dan menyatakan sayang) dan belajar mengendalikan stress dan depresi (terutama kalo putus cinta..:hek..hek..hek…)

Oleh karena pacaran adalah proses belajar, maka keberhasilannya akan sangat tergantung pada kecerdasan tiap individu baik IQ, EQ dan SQ. IQ akan berpengaruh ketika berkomunikasi, berdiskusi, dan mengambil keputusan untuk memecahkan masalah yang mungkin muncul dalam berpacaran. EQ akan membantu dalam mengendalikan emosi, mengungkapkan perasaan, memberikan toleransi dan menghadapi stress atau depresi.

Sedangkan SQ akan memurnikan arti dan makna sebuah cinta, sehingga dengan kejernihan hati dan ketaqwaan terhadap Tuhan membuat seseorang mengenal apa yang baik dan yang buruk dalam berpacaran. Selain itu SQ akan berperan dalam kehidupan seseorang untuk mengikuti tuntunanNya dan hidup selaras dengan kehendakNya. Jika seorang individu memiliki kecerdasan IQ, EQ dan SQ yang baik dan seimbang, maka pacarannya akan mengarah pada pada pacaran yang sehat, baik sehat secara fisik, psikologis dan sosial.

Pacaran adalah proses seleksi.

Dalam berpacaran juga terdapat proses seleksi, yaitu proses memilih mana yang tepat untuk dijadikan PHnya. Jika proses ini berhasil dengan baik, dalam artian menemukan kecocokan maka kedua insan akan melanjutkan proses selanjutnya yaitu pernikahan untuk menjalani komitmen yang lebih lagi. Jika tidak berhasil maka kedua insan akan berpisah (putus..!!). Sesuatu yang berawal pastilah ada akhirnya, hal itu merupakan hal yang wajar dalam setiap hubungan apapun. Jadi tidak usah kuatir jika pada suatu saat masa pacaran akan berakhir juga baik secara sengaja maupun secara alami. Apa yang harus dilakukan ketika putus cinta:? cari tempat curhat untuk mengurangi kesedihan, berpikir positip, bergaul dengan banyak teman, dan berkegiatan.

Pacaran adalah suatu pilihan.

Pacaran atau tidak adalah suatu pilihan, namun begitu banyak orang yang merasa malu untuk berjomblo ria karena faktor internal maupun lingkungan. Misalnya: teman – temannya sudah punya pacar semua, ketakutan akan masa depan, rasa kesepian, gengsi, kebermaknaan hidup dan adanya anggapan yang salah di masyarakat tertentu. Misalnya dianggap tidak laku, tidak gaul, dll.

Keputusan berpacaran atau tidak, sangat tergantung kepada tingkat kepribadian dan kedewasaan masing-masing orang. Setidaknya keduanya punya sisi baik dan sisi buruk: Pacaran:
Sisi +: menjalani proses belajar secara lebih dalam (berdua), meningkatkan status sosial, gengsi dan kebermaknaan diri, terhindar dari rasa kesepian, belajar berkomitmen.

Sisi -: menjauh dari teman lainnya, cenderung berduaan, adanya komitmen tertentu yang mengekang kebebasan, tidak bisa berkembang, sakit hati, banyak waktu dan uang terbuang.

Sarekat Jomblo:

Sisi +: bebas, tidak terikat, bisa bergaul dengan banyak orang, proses belajar dengan banyak orang, bisa mengembangkan diri ke hal – hal lain secara lebih bebas.

Sisi -: gengsi, status sosial dan kebermaknaan diri yang dianggap rendah oleh lingkungan, toleransi yang rendah, kesepian.

Apapun pilihannya, semua memiliki konsekuensi tersendiri. Pacaran, SJ, atau JoJoBa sama baiknya, dan sama buruknya. Tinggal bagaimana kita mewarnainya sehingga menjadikan hidup lebih hidup. Bukankah lebih indah jika kita bersama orang yang tepat di waktu yang tepat.


Aksi

Information

2 responses

4 10 2009
Iyuth

Ya.. Sip!
Jd tw 7an pcran..
Hehew
by iyuT

4 12 2009
e_Chy

Bener banget … Aq stuju,aq dah pacaran 6 thn n stiap hri bertambah byk belajar,smoga diijinin Tuhan ampe ke pernikahan,amien …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: