Delapan Kado yang Paling Indah

21 04 2009

Disaat anda memikirkan apa yang akan saya berikan kepada kekasih atau istri atau suami saya nanti..? pemberian hadiah tidaklah harus menunggu ulang tahun ataupun pas valentine aja… berikanlah dia hadiah setiap saat….

Berikut ini saya beritahuakn delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang – orang yang anda sayangi.

Kehadiran

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat Surat, SMS, Telepon, atau foto. Namun dengan berada di sampingnya, anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran anda sebagai pembawa kebahagiaan.

Mendengar

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan anda dalam keadaan betul – betul relaks dan bisa menangkap untuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

Diam

Seperti kata – kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita apda seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari – hari kita sudah terbiasa gemar menasehati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.

Kebebasan

Kecintaan seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangtnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

Keindahan

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba – tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertera indah misalnya.

Tanggapan Positif

Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah – olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat berapa kali dalam seminggu terakhir anda menngucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi anda. Ingat – ingat pula, pernahkah anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.

Kesediaan Mengalah

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat. Bila anda memikirkan hal ini, berarti anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

Senyuman

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?


Aksi

Information

2 responses

21 05 2009
I Dropped Thirty Pounds in Thirty Days

I was just searching for about this when I stumbled on your post. I’m only stopping by to say that I really enjoyed reading this post, it is really clear and well written. Are you thinking of blogging more on this? It looks like there is more material here for more posts.

7 01 2010
Bamboe

Ehmmmmhhh..
Ya..
setelah aku baca.. aku tersadar..
ternyata benar.. tak selalu kita dalam posisi benar..
pernahkah kita peduli terhadap perasaan seseorang dengan tingkah laku kita.. sikap kita padanya..

perlu aku renungkan kembali..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: