Pacaran Sehat

18 04 2009

uchr_03_img0292Pacaran itu biasanya didahului oleh perasaan cinta dan sayang kita ke lawan jenis. Sedangkan cinta dan sayang itu juga merupakan suatu kumpulan dari beberapa rasa, misalnya perasaan ingin memiliki doi seutuhnya. Untuk membuktikan perasaan cinta dan sayang ini secara nyata kepada doi, biasanya kamu or doi ingin melakukan perilaku tertentu. Perilaku tertentu ini dia yang biasanya sering bikin masalah karena sangat tergantung dari pengendalian diri kamu dan pasangan. Perilaku ini, seperti yang sekarang lagi trend, nggak oke deh kalo pacaran nggak pake kissing, en cs-csnya. Masalahnya, apakah dengan ciuman itu terus kamu dan pasangan bisa mengendalikan diri dari efek yang lebih lanjut lagi, soalnya ini berhubungan dengan dorongan seksual yang dimiliki oleh setiap makhluk.

Untuk mengantisipasinya, kamu kan kudu harus punya batasan-batasan dalam perilaku pacaran, dimana mau nggak mau kamu (yang cewek) yang bisa ambil sikap tegas kalau pacar kamu mulai nyerempet ke hal- yang aneh-aneh (baca : nyerempet ke HUM). Katakan NO dan NO buat HUM,oke… Memang sih nggak gampang, tapi kalo kamu nerima en ngikuti maunya pacar (sama dorongan seksualnya kamu), yang rugi bakalan kamu sendiri.

Makanya, kamu mesti kenal dengan diri kamu sendiri dan diri sang pacar, apakah kamu tipe yang dorongan seksualnya mudah terdongkrak keluar atau yang mesin solar, terus kalo pacar gimana tipenya…. Dari pengenalan diri ini kamu kan jadi lebih bisa mengendalikan diri, artinya kalo kamu (or pacar) bertipe mudah terdongkrak, mendingan ya jangan nyerempet-nyerempet deh, nanti keterusan. Dan bagi kamu yang mesin solar, bukan berarti terus oke aja melakukan perilaku seksual dalam pacaran, enggak boleh juga dong. Kamu mesti buat aturan main, mana yang boleh dan yang enggak. Jangan mau digombali sama pacar ya, enggak ada itu hubungan seksual sebagai bukti cinta, non sense deh. Coba aja pikir, apakah kalo kalian ber HUM ria terus rasa cinta en sayang pacar ke kamu nambah, dan rasa cinta dan sayang kamu juga nambah ke dia…? Belum tentu kan, belum bisa dipastikan. Yang pasti kamu (cewek) bakalan rugi berat, bisa hamil, bisa aborsi, bisa putus sekolah dan akibat-akibat lainnya.

Terus, pacaran sehat gimana lagi dong…masak cuma itu Iya…ada yang lain yang perlu dimengerti. Yaitu pacaran itu kan mestinya ada rasa saling menghargai dan menghormati didalamnya. Tul enggak…. So, seharusnya kalo kamu pacaran, kamu bisa menghargai dia sebagai seorang pribadi yang utuh (kata apalgi nih….), bukan cuma bagian yang baik nya aja yang bisa kamu terima, terus yang enggak benarnya dia, kamu biarin aja. Nggak baleh gitu dong. Didalam pacaran, sebaiknya kamu dan doi sama sama berkembang dan memberi kesempatan kepada pasangan untuk terus maju, jangan malah jadi saingan atau membatasi geraknya doi karena kamu takut dikalahkan. Tetapi kalian sama sama maju seperti apa yang bisa dan ingin kalian wujudkan. Disini tugas pasangan sebagai pemberi support. Beri dukungan dan kepedulian kamu ke dia sehingga dia bisa menjadi apa yang diinginkannya. Percaya deh…, kalo dia sukses dia nggak akan bisa melupakan kamu karena kamu menjadi bagian dari dirinya yang telah memberi dia dukungan secara mental. Tapi, kalo dibilang kayak gini, kamu pasti rada bilang ‘mana ada pacar yang kayak itu”. Nah…kenapa nggak kamu aja yang jadi pasangan seperti itu, kata orang sih, jangan cari pasangan yang ideal, tetapi jadilah pasangan yang ideal. Oke….


Aksi

Information

3 responses

18 04 2009
Fadhilatul Muharram

mana ada pacaran yg sehat?? mending langsung nikah. hohoo…

salam,

18 04 2009
M Shodiq Mustika

Pacaran sehat? Setuju.
Jadil pasangan yang ideal? Setuju.
Setuju 100% deh.

20 04 2009
Lex dePraxis

Ini entri yang menarik. Terima kasih sudah berbagi cerita.

Anyways, salam kenal yah. Dan jika ingin tahu lebih banyak tentang RAHASIA CINTA, bisa cek tulisan saya yang berjudul Butir-Butir Cinta. Sampai jumpa lagi, Sobat.

Lex dePraxis
Romantic Renaissance

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: