Tips Dan Trik Pembuatan Passport

3 04 2009

Apabila anda belum pernah ke kantor imigrasi, pastinya anda akan sangat pusing, begitu banyak orang dengan prosedur yang sangat menyulitkan. Menurut saya prosedur pembuatan paspor seharusnya dapat dibuat lebih simple tidak terlalu rumit. Kalo saya perhatikan sebenarnya membuat paspor itu tidak terlalu rumit, apabila anda mengetahui cara pembuatannya. Karena itulah saya merasa harus berbagi pengalaman saya mengenai pembuatan paspor.

Dalam mengajukan permohonan paspor anda harus membawa kelengkapan andministrasi yang diperlukan, yaitu :

Keterangan Identitas Diri, berupa :Bukti domisili, dengan ketentuan :Bagi WNI yang bertempat tinggal dalam wilayah Indonesia, berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau Resi Kartu Tanda Penduduk. Dilengkapi dengan Kartu Keluarga (KK) bagi daerah yang telah mengeluarkan KK, atau keterangan bertempat tinggal dari Kecamatan.Bagi WNI yang bertempat tinggal diluar wilayah Indonesia (Penduduk Luar Negeri), berupa Tanda Penduduk negara setempat atau bukti/petunjuk/keterangan ijin yang menunjukkan bahwa pemohon bertempat tinggal di negara tersebut.Bukti Identitas Diri, berupa salah satu bukti identitas diri sbb :

a. Akte kelahiran atau Akte perkawinan/Surat nikah atau Ijasah atau Surat baptis.

b. Surat ijin dari instansi berwewenang, bagi yang akan bekerja di LN.

c. Surat rekomendasi dari perusahaan bagi yang telah bekerja.

d. Surat ijin dari instansi yang bersangkutan bagi Pegawai Negeri SipilAlur Pembuatan Paspor :

  • Pertama-tama anda harus membeli formulir permohonan pembuatan paspor sebesar Rp. 5.000,-, lalu anda mengisi formulir tersebut dan melampirkan persyaratan yang sudah ditentukan.
  • Serahkan formulir dan lampirannya ke loket yang telah disediakan.
  • Setelah formulir diperiksa, maka anda akan diberukan kuitansi pembayaran untuk biaya foto (Rp. 55.000) dan sidik jari (Rp. 5.000).
  • Serahkan bukti pembayaran foto dan sidik jari tersebut kembali ke loket, petugas akan memberitahu tanggal pengambilan foto dan sidik jari anda. Biasanya anda harus menunggu selama 1 minggu untuk dapat difoto dan diambil sidik jarinya.
  • Datanglah pada hari yang telah ditentukan untuk dapat difoto dan diambil sidik jarinya, sebelum itu anda harus mengambil berkas anda ke loket tempat anda menyerahkan berkas-berkas anda, lalu berkas tersebut diserahkan ke petugas administrasi di tempat pengambilan foto dan sidik jari.
  • Setelah selesai difoto dan diambil sidik jarinya, maka anda harus membawakembali berkas ke loket awal.
  • Petugas loket akan memberikan kuitansi untuk pembayaran paspor (Rp. 200.000).
  • Setelah melakukan pembayaran, berikan bukti pembayaran paspor dan setelah itu anda menunggu untuk wawancara.
  • Setelah wawancara anda harus menunggu kembali selama 1 minggu untuk dapat mengambil paspor anda.
  • Ambil paspor anda di loket pengambilan paspor (jangan lupa membawa kuitansi pembayaran paspor), foto copy paspor anda dan berikan foto copyannya kepada loket tersebut.

Tips and Trick pembuatan paspor :

  • Sebaiknya anda mengajukan permohonan sendiri ke Kantor Imigrasi dimana anda berdomisili
  • Walaupun memakan waktu lebih lama tetapi biayanya lebih murah daripada anda melalui calo.
  • Mintalah Tanda Bukti Permohonan kepada petugas loket – Bukti ini menyatakan anda telah menyerahkan kelengkapan administrasi yang diminta oleh Kantor Imigrasi
  • Mintalah kwitansi pembayaran paspor anda kepada petugas/kasir – Bukti ini menyatakan anda telah melakukan pembayaran biaya pembuatan paspor anda.
  • Jangan malu untuk bertanya – saya sarankan lebih baik bertanya kepada sesama pembuat paspor, dikarenakan biasanya informasi yang didapatkan lebih banyak daripada anda bertanya kepada petugas yang dengan tampang tidak ramah dan sepertinya enggan sekali memberikan informasi.
  • Apabila anda ingin proses yang cepat dalam pembuatan paspor berikan alasan yang masuk akal kepada petugas
  • Sehingga anda tidak perlu menunggu 1 minggu untuk dapat difoto dan diambil sidik jari.
  • Datanglah pagi-pagi untuk dapat dilakukan pengambilan foto dan sidik jari, karena apabila anda datang siang hari maka anda harus menunggu sangat-sangat lama, hal ini dikarenakan petugas mendahulukan orang2 yang membuat paspor melalui calo dari pada yang melakukan sendiri.

Semoga Tips and Trick ini dapat berguna dalam pembuatan paspor anda

Narasumber stoptrafiking.or.id

About these ads

Aksi

Information

6 responses

19 12 2009
adam

Terima kasih informasinya mas..
Sangat bermanfaat untuk orang-orang yang masih awam dalam hal pembuatan passport.

27 01 2010
purwanti

terima kasih

Mas atas penjelasan yg tepat dan singkat dan jelas
saya jempolin deh panjenengan
salut aku sama anda yg peduli tentang pembuatan pasport

semoga berguna untuk semua orang contohnya seperti saya

wassalam

7 07 2010
new ptc

Informasinya komplit Bos,, kapan2 klo mau bikin pasport udah tau cara dan prosedurnya…

28 09 2010
anisa p

terimakasih atas infonya mas.
terus kalau buat anak di bawah 17 tahun gimana ?

3 12 2010
MUHAMMAD ABI

wah mantap ni argumentnya …tapi agak bebeda dengan pembuatan paspor di Aceh mas…thank ya..tadi numpang lewat.

8 02 2011
Arestu_@ristha

Infonya cukup lengkap tuk ngancurin para calo,,,, tks Mass,,, Gw jd terbantu atas infonya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: